MUSEUM VIRTUAL BUDAYA BATAK TOBA DARI PELESTARIAN DIGITAL MENUJU PEMBE LAJARAN IMERSIF VEML: Teknologi VR/AR, Artefak Digital, Pedagogi Konstruktivistik,Engagement, User Experience, dan Learning Outcomes

Authors

Tonni Limbong
Universitas Katolik Santo Thomas image/svg+xml
Gonti Simanullang
Parasian D.P. Silitonga

Keywords:

Museum Virtual, Budaya Batak Toba, Pelestarian Digital, Pembelajaran Imersif, VEML

Synopsis

Buku ini membahas pengembangan Museum Virtual Budaya Batak Toba sebagai inovasi pelestarian warisan budaya sekaligus lingkungan pembelajaran imersif melalui model Virtual Ethno-Museum Learning (VEML). Pengembangan dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses terhadap artefak budaya, kebutuhan penguatan pelestarian digital, serta tuntutan pembelajaran budaya yang lebih interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital. VEML mengintegrasikan teknologi Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), artefak digital tiga dimensi, multimedia, interaktivitas, gamifikasi, dan pedagogi konstruktivistik melalui pendekatan Research and Development (R&D) dan Design-Based Research (DBR). Artefak Ulos, Gorga, dan Rumah Bolon direpresentasikan dalam lingkungan virtual yang memungkinkan peserta didik melakukan eksplorasi, inquiry, pemecahan masalah, refleksi, dan penerapan pengetahuan budaya. Implementasi melibatkan 30 peserta didik kelompok eksperimen, 30 kelompok kontrol, dan 10 guru. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh N-Gain sebesar 0,63 dibandingkan 0,30 pada kelompok kontrol, dengan perbedaan signifikan dan effect size besar (Cohen’s d = 0,85). Student engagement mencapai mean 4,61, user experience 4,69, dan penilaian guru 4,81, seluruhnya berkategori sangat tinggi. Analisis SEM-PLS juga menunjukkan bahwa engagement dan user experience berperan sebagai mekanisme yang menghubungkan VEML dengan learning outcomes. Buku ini menegaskan bahwa museum virtual dapat berkembang dari sarana preservasi digital menjadi ekosistem pembelajaran budaya yang imersif, interaktif, dan berkelanjutan.

Cover

Published

August 18, 2026

Categories

License

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

How to Cite

MUSEUM VIRTUAL BUDAYA BATAK TOBA DARI PELESTARIAN DIGITAL MENUJU PEMBE LAJARAN IMERSIF VEML: Teknologi VR/AR, Artefak Digital, Pedagogi Konstruktivistik,Engagement, User Experience, dan Learning Outcomes. (2026). Sheera Bunga Melati. https://bersinarpublikasi.org/index.php/sbm/catalog/book/3